Pengurus APDESI Kabupaten Kolaka saat berkunjung dan bersilaturahmi dengan jajaran pimpinan Universitas Sembilabelas November (USN) Kolaka di Aula Rektorat.
"APDESI Kolaka dan USN Kolaka menyepakati sinergi strategis dalam pengembangan potensi desa, penyiapan SDM unggul, beasiswa pendidikan, serta program terobosan Kampung Bahasa."
KOLAKA — Pengurus Asosiasi Pemerintah Desa Indonesia (APDESI) Kabupaten Kolaka resmi membangun kolaborasi strategis dengan Universitas Sembilabelas November (USN) Kolaka. Langkah ini diambil dalam upaya memajukan 100 desa di Kabupaten Kolaka sekaligus mendorong kemajuan akademis USN secara berkelanjutan.
Ketua APDESI Kolaka, H. Binsar, S.AP., M.Si., menyampaikan bahwa APDESI yang membawahi 100 desa di Kabupaten Kolaka siap bekerja sama penuh dengan USN. Pihaknya berharap kampus dapat membuka peluang kolaborasi di berbagai bidang demi peningkatan kapasitas masyarakat desa, salah satunya melalui program beasiswa pendidikan.
Sebagai bentuk komitmen timbal balik, pemerintah desa melalui APDESI akan aktif mengimbau dan mendorong warga desa agar memanfaatkan kesempatan menempuh pendidikan tinggi di USN Kolaka.
Penyambutan Hangat Pimpinan Kampus
Rektor USN Kolaka, Dr. Syarifuddin Tundreng, S.S., M.Si., menyambut baik kunjungan pengurus APDESI Kolaka di Aula Rektorat pada Rabu (22/9/2026). Ia menekankan pentingnya keterikatan antara perguruan tinggi dan daerah.
"USN ini adalah miliknya orang Kolaka dan Kolaka adalah USN," ujar Rektor di hadapan jajaran pengurus APDESI Kolaka.
Diskusi interaktif antara Rektorat USN Kolaka dengan para Ketua APDESI Kecamatan se-Kabupaten Kolaka.
Pertemuan tersebut turut dihadiri Wakil Rektor II Dr. Muhtar Amin, Wakil Rektor III Dr. Musnajam, Kepala LPPM USN Dr. Ahmad Lamo, serta Konsultan Rektor. Dari pihak APDESI, Ketua Kabupaten didampingi pengurus kabupaten dan para ketua APDESI tingkat kecamatan.
Tiga Pilar Program Kerja Sama
1. Desa Binaan
Program pendampingan berkelanjutan dari akademisi kampus untuk optimalisasi tata kelola dan pembangunan desa.
2. Pemetaan Potensi
Kerja sama pendataan dan pemetaan keunggulan komoditas serta potensi ekonomi lokal di setiap desa.
3. KKN Tematik Focus
Penempatan mahasiswa Kuliah Kerja Nyata yang difokuskan langsung pada kebutuhan prioritas warga desa.
Rektor USN meminta para kepala desa dapat menyampaikan masukan konkrit terkait kebutuhan dan keunggulan wilayahnya agar program KKN dan pengabdian masyarakat tepat sasaran.
Program "Kampung Bahasa" Khas Daerah
Menyambut terbukanya Kabupaten Kolaka sebagai kota industri pertambangan dan destinasi pariwisata, Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (LPPM) USN meluncurkan inovasi bertajuk "Kampung Bahasa".
Kepala LPPM USN, Dr. Ahmad Lamo, menjelaskan bahwa beberapa desa akan dirancang khusus menjadi pusat pembelajaran bahasa asing sesuai dengan kearifan lokal setempat:
- Inggris Desa Tikonu (Kampung Inggris): Dikembangkan di Tikonu karena merupakan pusat kebudayaan dan situs sejarah makam Kerajaan Mekongga Sangia Nibandera.
- Mandarin Desa Popalia (Kampung Mandarin): Digagas di Popalia lantaran berdiri Kampus II USN serta dekat dengan kawasan industri tambang.
- Arab Desa Tamborasi (Kampung Arab): Ditempatkan di Tamborasi untuk menunjang daya tarik destinasi wisata alam.
"Program ini kita bagi, sehingga yang berminat belajar bahasa Inggris bisa datang ke Tikonu, yang ingin belajar bahasa Mandarin ke Popalia, dan yang hendak belajar bahasa Arab dapat berkunjung ke Tamborasi," penutup dari Ahmad Lamo.
Foto bersama jimpinan USN Kolaka dan pengurus APDESI Kabupaten Kolaka seusai penandatanganan kesepakatan sinergi.