Para peserta yang hadir diantaranya, kepala puskesmas Wundulako, tokoh agama, tokoh masyarakat, tokoh pendidikan, forum anak, kader PKK dan kader BAlai Sakinah Aisyiyah, dengan narasumber kepala DP3A Kolaka, Sairmsn,S.Pd dan ketua PD Aisyiyah Kolaka, Hj Andi Tendri Gau, M.Si.
Dalam pemaparannya, Sairman menegaskan perlunya komitmen bersama semua pihak dalam pencegahan dan penanganan perkawinan anak di tingkat desa.
Menurutnya, perkawinan anak bukan solusi kemiskinan, tapi perampasan hak anak. " Karena itu mari kita jaga dan kita ciptakan Kolaka sebagai kabupaten layak anak," katanya.
Workshop alur pencegahan dan penanganan perkawinan anak dipandu moderator Hj Darmawati, M.Keb, dari Dinas DP3A Kolaka, mendiskusikan alur penanganan pencegahan pra perkawinan; masa intens dan pertimbangan, perkawinan tidak dicatatkan, dan pasca perkawinan; perkawinan dicatatkan.



إرسال تعليق